Beranda / Artikel / Montessori

Montessori

Anak Balita dan Layar: Batas dari WHO dan Pengganti yang Bisa Dicoba

WHO menyarankan tanpa layar untuk anak di bawah 2 tahun dan maksimal 1 jam untuk usia 2 sampai 4 tahun. Lihat temuan riset dan tujuh kegiatan pengganti.

Anak mengamati tanaman dengan kaca pembesar.

Lihat sendiri di kelas kami.

Anak ikut satu sesi, Anda mengamati dan berbincang dengan guru.

Ringkasnya

  • WHO menyarankan tanpa waktu layar sambil diam untuk anak di bawah 2 tahun.
  • Usia 2 sampai 4 tahun: paling lama 1 jam sehari, dan kurang lebih baik.
  • Tujuh kegiatan pengganti dan lima kebiasaan kecil membantu mengurangi layar tanpa drama.

Macet di jalan menuju Bandung, antrean di bank, makan di restoran: ponsel sering menjadi penyelamat. Tidak ada orang tua yang perlu merasa bersalah karena itu. Meski begitu, ada alasan untuk mengetahui apa yang dikatakan penelitian tentang screen time anak balita dan perkembangan otaknya.

Satu kebiasaan kecil yang konsisten lebih berguna daripada aturan ketat yang berhenti setelah dua hari.

Anjuran WHO

Pada 2019, WHO menerbitkan pedoman aktivitas fisik, perilaku menetap, dan tidur untuk anak di bawah 5 tahun. Isinya:

  • Di bawah 2 tahun: tanpa waktu layar yang dilakukan sambil diam.
  • Usia 2 sampai 4 tahun: paling lama 1 jam sehari, dan kurang lebih baik.

WHO menyarankan mengganti waktu layar dengan bermain aktif, membaca, bercerita, bernyanyi, dan menyusun puzzle. Sebagian bukti di balik pedoman ini berkepastian rendah, jadi anggap angkanya sebagai anjuran para ahli yang masih bisa berubah.

Eksperimen sembilan menit

Angeline Lillard dan Jennifer Peterson (2011) mengacak 60 anak usia 4 tahun ke tiga kegiatan selama sembilan menit: menonton kartun yang bergerak cepat, menonton kartun edukasi yang lebih lambat, atau menggambar. Setelah itu anak mengerjakan tugas fungsi eksekutif, yaitu kemampuan memusatkan perhatian, mengingat aturan, dan menahan dorongan. Kelompok kartun cepat mengerjakannya lebih buruk daripada dua kelompok lain.

Eksperimen ini kecil, dan efeknya diukur sesaat setelah menonton. Ulangan penelitian pada anak usia 4 dan 6 tahun memberi hasil yang beragam. Baca temuan ini sebagai petunjuk bahwa kecepatan tayangan memengaruhi anak. Eksperimen ini tidak membuktikan kerusakan jangka panjang.

Tujuh pengganti yang bisa dicoba

WHO menyebut membaca, bercerita, bernyanyi, bermain aktif, dan puzzle. Daftar berikut menambahkan kegiatan rumah yang mudah dicoba.

  1. Membaca buku bergambar sambil duduk berdekatan, satu halaman per beberapa menit.
  2. Bernyanyi lagu anak atau lagu daerah, lengkap dengan gerakan.
  3. Menyusun puzzle sederhana atau balok.
  4. Menuang, mencuci, atau menyapu bersama Anda (lihat artikel kegiatan kemandirian).
  5. Jalan kaki pagi atau sore di sekitar rumah sambil menyebut benda yang terlihat: daun, motor, burung, awan.
  6. Menggambar dengan krayon di kertas besar.
  7. Bermain musik dengan panci, sendok kayu, dan botol berisi beras.

Cara mengurangi tanpa drama

Langkah-langkah ini adalah saran praktis dari prinsip pengasuhan. Belum ada program yang diuji secara khusus.

  • Tentukan tempat dan jam bebas layar yang tetap, misalnya meja makan dan satu jam sebelum tidur.
  • Beri tahu anak sebelum layar dimatikan, dengan timer yang bisa ia lihat.
  • Siapkan kegiatan pengganti sebelum mematikan layar, supaya anak tidak menghadapi kekosongan.
  • Pakai ponsel Anda di depan anak sesedikit yang masuk akal. Anak meniru apa yang ia lihat.
  • Rencanakan benda di tas untuk perjalanan: buku kecil, krayon, dan boneka favorit.

Kalau anak sudah terbiasa dengan layar

Kurangi bertahap, misalnya sepuluh menit lebih singkat setiap beberapa hari, daripada mematikan semuanya sekaligus. Protes di awal itu normal. Tanggapi dengan cara yang sama seperti tantrum lain: akui perasaannya, pegang batasnya, lalu tawarkan kegiatan pengganti. Langkahnya ada di artikel tentang tantrum.

Bila Anda hari ini menyerahkan ponsel di tengah macet, itu tidak merusak apa pun. Satu kebiasaan kecil yang konsisten lebih berguna daripada aturan ketat yang berhenti setelah dua hari.

Sumber

Pertanyaan terkait

Pedoman WHO 2019 menyarankan anak di bawah 2 tahun tanpa waktu layar yang dilakukan sambil diam. Untuk usia 2 sampai 4 tahun, paling lama 1 jam sehari, dan kurang lebih baik. Sebagian bukti di balik pedoman ini berkepastian rendah, jadi anggap angkanya sebagai anjuran para ahli.

Dalam eksperimen Lillard dan Peterson (2011), 60 anak usia 4 tahun yang menonton kartun bergerak cepat selama sembilan menit mengerjakan tugas fungsi eksekutif lebih buruk daripada dua kelompok lain. Eksperimen ini kecil dan efeknya diukur sesaat setelah menonton, jadi tidak membuktikan kerusakan jangka panjang.

Tim Akar SemestaGuru dan pengelola TK & Club Montessori Akar Semesta di Cimahi.

Ingin tahu biayanya?

Brosur berisi program, jadwal, dan rincian biaya. Kami kirim lewat WhatsApp.